Archive for December, 2007

SONETA HATI BERADU HATI

Monday, December 10th, 2007

Kamu hilang entah kemana..

Haruskah aku menampakan diri? Yang tak kelihatan belum tentu tak ada.. Haruskah aku mengikut jejakmu? Sedangkan kau berjalan jauh dari hidupku..

Bagaimana caraku membunuh keadaan yang sangat menyebalkan ini jika ia tak pernah menampakan diri?

Selangkah pun tak pernah aku dari mu..

Namun kau yang menepisku seakan aku tak pernah bisa mendamaikan hatimu yang sarat akan segala kepenatanmu

Yang kemudian membuatku bertanya

Mengapa ada apa bagaimana Jika aku meninggalkanmu untuk senangku maka salah adalah milikku

Namun aku meninggalkanmu karna aku ingin pergi kepada kesedihan

Itulah adanya aku sekarang sendiri dan menepi

Tampak seperti menghilang dari peraduan

Agar sepinya aku tak terlihat pada dunia

Dan tangis dihatiku tak jadikan derita pada angkasa luar

Dan biarlah aku tetap bercahaya disemesta sana

Tampaknya hatimu hanya hatimu

Beranjak dari bintang yang kau agungkan

Menepi dan menyayat diri sendiri Seperti sekam yang tertimpa duri Hanya mengacu pada perihnya hati

Padahal kau telah melihat terang itu dihadapanmu

Namun terangmu masih tak mampu untuk menerangiku

Karena aku masuk kelubang yang benar-benar dalam dan kelam

Dan aku hanya bisa mendengar suara tawa teman-temanku

Hanya kau yang tahu kau dimana

Bangun dan bangkitlah

Jangan hanya terendam pada derita yang seharusnya telah berlalu dan menertawaimu yang tak berdaya

Kokohlah dan beranjaklah Hinakah aku yang tak mampu ku ucapkan?

Hanya mendengar suara tawa temanmu dan menepis suara kacil dihatimu

Sedalam itukah lubang itu yang membuatmu ragu akan kehidupanmu sendiri

Sekarang bukankah kau yang menghilang bukan aku?

Ini telah berakhir aku tahu itu

Baikkah aku rela dan menghilang dalam kelamnya malam Dan tak ada kata cinta dapat terucap lagi

Aku hanya kau tahu Hiduplah dan bergembiralah..

Aku ada untuk menjadi pendengarmu.. Selamat malam..

SI TAMPAN DARI GUA HANTU

Monday, December 10th, 2007

Beben adalah seorang mahasiswa disebuah perguruan tinggi swasta di kota bandung. Ia merantau dari tempat tercintanya Cianjur. Ketika masa orientasi dimulai, pada waktu Beben masuk sebagai mahasiswa baru disitu, Beben bertemu gadis pujaannya bernama Sari. Semua maba diwajibkan berkemah di Dago pakar.

Ketika track and trail di jalankan, kebetulan sekali beben satu regu dengan sari. Beben senang sekali. Akan tetapi di rengah jalan, sari terhadang oleh seekor ular besar yang akan mengigitnya. Dengan sigap dan tanggap beben membela sari. Ular dan beben pun berkelahi. Begitu semangatnya sampai2 mereka masuk kesebuah gua gelap di dago pakar. 2 jam berlalu beben belum juga kembali. Sari mulai khawatir dan ikut masuk kedalam gua.. alangkah kagetnya sari ketka masuk kedalam gua tersebut. Si kurus beben berubah menjadi si pria tampan bermata ular.